Friday, 27 February 2015

Bagian Rumah Teristimewa

Bagian rumah teristimewa bagi sebagian orang mungkin akan berbeda-beda, tergantung bagaimana mood seseorang ya. Kami juga memiliki bagian rumah teristimewa masing-masing. Kalau saya lihat, suami saya memiliki bagian rumah teristimewa yaitu kamar tidur, kalau saya malah ruang tamu dan dapur.

Baiklah, sedikit saya ceritakan, bagian rumah teristimewa untuk kami ya,

Ruang tamu/ ruang keluarga

Bagi saya, pesona ruang tamu itu sangat hangat, sangat bersahabat dan pastinya jika duduk berlama-lama di sana, tidak membosankan. Bagian rumah yang teristimewa ini, pastinya ditata sedemikian rupa, agar siapa yang duduk di bagian rumah tersebut akan nyaman.

Menata ruang tamu membutuhkan daya kreativitas yang luar biasa, jika tidak ingin bagian rumah yang satu ini akan terasa membosankan. Banyak sekali bagian rumah yang merupakan ruang tamu dan ruang keluarga dibiarkan hening dan polos.

Saya lebih menyukai ruang tamu dan ruang keluarga yang hangat, penuh dengan hiasan serta dengan pencahayaan yang redup namun kaya akan oksigen. Warna dinding biasanya akan mempengaruhi juga hangat atau tidaknya bagian rumah tersebut

Bagi saya, sangat menyukai warna hangat, seperti cream, biru muda atau hijau muda untuk ruang tamu. Pada dinding diberikan ornamen berupa warna gradasi dari warna dasar dan diberi hiasan yang sederhana seperti pigura atau hiasan dinding.

Untuk furnitur, sebaiknya jangan yang terlalu ribet atau besar, karena ruang tamu atau ruang keluarga, menurut saya merupakan bagian rumah yang menunjukan kebersahajaan si tuan rumah. Jadi jangan malah menempatkan aneka perabot yang aneh-aneh, seperti kursi raja atau singgasana yang malah membuat bosan

Untuk penempatan karpet juga disesuaikan, jika hiasan dinding sudah ramai dan padat, saya ingin mengimbangi juga dengan karpet yang tidak polos, warnanya yang tua, karena jika warna terang dipergunakan sebagai karpet...akan tenggelam tidak terlihat.

Kamar Tidur

Bagian rumah teristimewa milik suami adalah, kamar tidur. Apapun kondisinya, suami saya suka sekali dengan tempat ini, Meskipun memang saya juga sangat menyukai, namun tidak selalu. Saya malah cepat bosan jika terlalu lama di kamar tidur.

Buat saya kamar tidur itu privacy, tidak semua orang boleh masuk ke dalamnya, kecuali untuk membersihkan atau dalam kondisi penting. Saya paling anti, jika kamar tidur dimasuki sembarang orang, apalagi tiduran di tempat tidur kami. *penting, lho.

Jadi, jika saya diberikan kesempatan untuk memiliki rumah impian, saya ingin membagi kamar tidur. Kamar tidur utama akan kami pakai, dan kamar tidur anak, boleh dipakai jika ada anggota keluarga besar lainnya datang. *hope.

Pada bagian rumah yang satu ini, saya tidak ingin menempatkan banyak furnitur, karena menurut saya, kamar tidur ya untuk tidur, bukan untuk bekerja ataupun malah untuk makan dan bermain. Namun, seandainya jika memang bangunan rumah sempit dan hanya luas di bagian rumah yang ini, ya...apa boleh buat.

Need a sparate may be, untuk memisahkan tempat tidur dan area bermain untuk anak, contohnya. Jadi, ada tempat tidur, lemari pakaian, meja dan karpet. Eheeem...postingan blog berikutnya daach. 

Kamar tidur impian saya berdinding biru muda satu bagian dinding dan bagian dinding yang menghadap ke arah jendela biru tua atau warna yang tua, karena jika terpantul cahaya dari jendela, warnanya tidak akan terlalu terang.

Sedangkan warna furnitur yang ada di bagian rumah teristimewa menurut suami saya, warna putih lebih terlihat bersih,  atau jika menginginkan warna alami, bisa warna cokleat tua.

Dapur, bagian rumah paling seksi

Iya, untuk saya yang seorang wanita, dapur merupakan bagian rumah yang membutuhkan sentuhan khusus dari seorang wanita. Mengapa begitu? karena tanpa ada sentuhan wanita, bagian rumah ini akan terlihat kaku, tidak lagi seksi, hahaaaa.

Karena saya masih berada di rumah kontrakan, jadi saya tidak bisa menunjukan bagian dapur di rumah, jadi ya paling-paling hanya meraba-raba dan membayangkan, begini niich dapur impian saya, secara kilat ya, karena yang panjang lebar akan ada postblog lainnya.

Dapur, saya suka lantai dapur yang hitam dan putih, warna ini terlihat lebih sporty namun tidak kaku. Dindingnya diberi warna yang kuat alias berani, contohnya merah atau kuning terang atau, yang saya suka adalah warna hijau tua dengan permainan gradasi warna hijau atau pencampuran warna hijau dan kuning. *sudah membayangkan.

Perabotan dapur, saya lebih suka berwana cokelat tua, selaras dengan warna dinding. Jika barang elektronik saya ingin mencari yang berwarna hijau atau kuning, cantik sekali kaaaaaan? for my, in the kitchen is sooo naturally.

Yup, itulah bagian rumah teristimewa menurut kami. Sedikit banyak mengerti ya, konsep rumah yang kami inginkan...ajip..siapa lagi yang mau mengerti, heheeee...kali aja ada yang pingin buatin saya rumah gitu...wkwkwkwkwk.

Asty



No comments:

Post a Comment